{ "placements": [ { "anchor": { "selector": "body", } }, "pos": 4, "type": 1, "style": { "top_m": 5, "bot_m": 10 } } ] }

  0
Home » Komputer » PC

Tips Membeli Komputer Bekas yang Murah dan Berkualitas

Untuk mendapatkan komputer berkualitas sesuai kebutuhan tak selalu harus komputer baru. Agar lebih menghemat uang, kita bisa memanfaatkan komputer bekas berkualitas namun harga terjangkau asalkan tahu bagaimana spesifikasi komputer yang sebenarnya kita butuhkan.

Membeli komputer bekas dapat menghemat biaya hingga 50% dibandingkan harga komputer baru. Dengan catatan tentunya kita tak boleh sembarangan membeli begitu saja apa yang ditawarkan toko atau penjual komputer bekas.

Apa saja hal yang perlu diperhatikan saat membeli komputer bekas berkualitas?

Jangan Tertipu Casing Bagus


Adakalanya saat kita ditawarkan komputer bekas, si penjual menunjukkan komputer yang masih sangat bagus casingnya. Namun jika kita lihat isinya, ternyata hanyalah komputer berspesifikasi rendah yang hanya 'diganti baju' luarnya saja.

Dalam hal ini kamu perlu mengecek lebih lanjut spesifikasi yang ditawarkan seperti :

  • Processor – cek kecepatan komputer
  • RAM (Memory) – cek kapasitas penampung memori sementara
  • Hard disk (Storage) – cek kapasitas dan kecepatan tempat penyimpan file-file kamu
  • Power supply – cek tingkat konsumsi daya komputer
  • VGA Card (Graphical Processing Unit atau disingkat GPU) – cek kekuatan pemrosesan data grafis (untuk kebutuhan gaming dan video editing)

sebaiknya periksa kedalam komputernya juga untuk mengecek kesehatan komponen komputer bekas

Tips: Cara mengecek komponen juga bisa dengan menggunakan software CPU-Z yang bisa diunduh gratis dan bisa disimpan pada USB flashdrive.

Aplikasi ini dapat dijalankan tanpa di-install (aplikasi portabel), dan dapat menunjukkan informasi komputer seperti :
- Nama dan kode nomor Processor
- Mainboard dan chipsetnya
- Tipe Memori, ukuran, dan spesifikasi kecepatannya

Kenali Kebutuhan, Bukan Keinginan


Berdasarkan pengalaman, banyak teman dan kolega saya memutuskan membeli komputer dengan spesifikasi terlalu tinggi padahal mereka tidak pernah benar-benar menggunakannya.

Membeli komputer dengan spesifikasi setinggi-tingginya tidak selalu bagus, bahkan akan menjadi pemborosan uang dan listrik padahal sehari-harinya kita hanya mengerjakan pekerjaan yang sepele, seperti mengetik di microsoft word atau membuat spreadsheet.

intel NUC (atau komputer mini) bisa menjadi alternatif komputer bekas yang cukup powerful dan irit daya

Dengan kebutuhan seperti itu, apakah kita perlu membeli komputer dengan processor bertenaga tinggi seperti core i7 atau core i9 generasi terbaru? Saya rasa tidak. Pekerjaan semacam itu dapat dilakukan pada komputer dengan processor intel dual core atau intel core i3 dengan lancar. Jauh lebih murah dan irit listrik tentunya.

Profesi Kebutuhan umum (Komputer Bekas)
Pelajar sekolah
  • Pengetikan word / spreadsheet
  • Processor intel Core i3 Gen 3 atau Gen 4
  • RAM komputer 2 GB
  • Menggunakan sistem operasi Windows 7/8/10
Kuliah
  • Pengetikan word / spreadsheet
  • Penggunaan aplikasi perkuliahan
  • Processor intel Core i3 Gen 4 atau Gen 5
  • RAM komputer 4 GB
  • Menggunakan sistem operasi Windows 7/8/10
Kerja Kantoran
  • Pengetikan word / spreadsheet
  • Penggunaan aplikasi kerja / ERP
  • Processor intel Core i3 Gen 4 atau Gen 5
  • RAM komputer 4 GB
  • Menggunakan sistem operasi Windows 7/8/10
Desain Grafis
  • Pengetikan word / spreadsheet
  • Penggunaan aplikasi desain, pengolah gambar, rendering 3D
  • Penggunaan Kartu VGA tambahan
  • Processor intel Core i3 Gen 5 atau Gen 8
  • RAM komputer 8 GB
  • Storage penyimpan bertipe SSD
  • Menggunakan sistem operasi Windows 8/10

Gamer /

Konten Kreator

  • Penggunaan aplikasi edit audio/video
  • Penggunaan Kartu VGA tambahan
  • Processor intel Core i3 Gen 8 keatas
  • RAM komputer 16 GB
  • Storage penyimpan bertipe SSD
  • Menggunakan sistem operasi Windows 10

*Tabel contoh perbandingan spesifikasi menurut penggunaan umum

Untuk mengetahui performa komputer bekas yang oke kamu dapat membandingkan nama dan tipe processor dan melihat review produknya di video youtube, tentu banyak reviewer yang sudah membahasnya.

Ambil Perbandingan


Sebelum membeli komputer bekas, lakukan survei kecil-kecilan terlebih dahulu dengan harga unit komputer baru. Kumpulkan harga beberapa komputer dengan spesifikasi yang sesuai lalu bandingkan dengan komputer bekas yang ditawarkan.

Kadangkala, komputer bekas yang ditawarkan perlu melakukan pergantian parts. Contohnya seperti hard disk yang sudah rawan diganti pada komputer berusia 5 tahunan. Monitor, keyboard dan mouse yang sudah uzur tak sedap atau tak nyaman bila digunakan sehingga perlu ikut diganti.

Hitung harga pergantian barang-barang tersebut, jangan sampai harga pergantiannya sudah menyamai harga sebuah komputer baru komplit yang masih gress. Bukannya untung, jatuhnya malah jadi rugi.

Garansi Komputer Bekas dari Penjual


Walaupun komponen komputer saat ini sudah mudah sekali dalam pergantian partsnya, namun sebagai pembeli tentu kita berhak meminta jaminan / garansi komputer bekas yang kita beli. Termasuk saat pembelian via online (daring).

Usahakan meminta jaminan perbaikan atau penggantian parts komputer bila terjadi kerusakan. Penjual yang profesional biasanya memberi jaminan garansi setidaknya 2 minggu saat pembelian komputer.

Rekomendasi artikel menarik untuk dibaca
💻 Pilih Mana, Upgrade RAM Atau SSD? Ini Tips Lengkapnya
💻 Apa itu Heatsink Komputer dan Jenisnya
💻 Tips Upgrade RAM Laptop, Jangan Sampai Salah Beli

Rate Artikel


Komentar Artikel

Perhatian :
Komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu



Contoh : email_saya@gmail.com



Komentar berhasil di-input
Error!

Artikel Lainnya


Artikel Terbaru


Media Sosial