{ "placements": [ { "anchor": { "selector": "body", } }, "pos": 4, "type": 1, "style": { "top_m": 5, "bot_m": 10 } } ] }

  0
Home » Komputer » PC

Apa itu Heatsink Komputer dan Jenisnya

Heatsink komputer atau pendingin panas komputer adalah perangkat yang terdiri atas kipas dan komponen tambahan yang berfungsi mengurangi suhu komponen perangkat keras seperti prosesor atau motherboard. Umumnya ada dua jenis heatsink yaitu heatsink aktif dan pasif.

Heatsink Aktif


Heatsink aktif atau pendingin aktif menggunakan alat seperti kipas yang memiliki motor listrik aktif. Contoh Heatsink aktif adalah kipas prosesor (CPU Fan). Kipas ini menggunakan sumber listrik dari motherboard dan dapat diatur kecepatannya secara mandiri oleh motherboard.

Cara Kerja Heatsink

Kipas prosesor memiliki sistem pendingin dengan memanfaatkan penyerapan panas oleh lempengan heatsink alumunium yang kontak secara langsung dengan prosesor. Ketika panas menyebar pada lempengan, maka tugas kipas menyebarkan panas dengan meniupkan udara dingin diatas lempeng alumunium tersebut.

Dengan membuat pola lempeng alumunium bergerigi, maka luas penampang permukaan menjadi semakin besar sehingga mempercepat proses penyebaran panas. Hasilnya waktu pendinginan akan semakin cepat.

Heatsink ini terkadang disebut HSF (Heat Sink Fan) yang merupakan kependekan dari kipas heatsink. Contoh sistem pendingin aktif jenis lainnya adalah sistem pendingin cair yang cukup populer di kalangan pengguna komputer gaming.

Tips : Jika kamu berencana ingin membeli kipas pendingin, direkomendasikan kipas yang memiliki motor bantalan bola (ball bearing), karena umumnya jenis ini memiliki ketahanan lebih baik ketimbang bantalan lengan (sleeve bearing).

Heatsink Pasif


heatsink pasif sebuah komputer server bersoket LGA2011

Heatsink pasif adalah pendingin yang tidak memiliki komponen mekanis. Kelebihannya adalah pendingin jenis ini sangat tahan lama karena tidak memiliki komponen yang bergerak seperti kipas.

Disamping itu perawatannya sangat mudah dan tidak membutuhkan sumber daya atau listrik tambahan. Kekurangannya adalah daya pendinginannya tidak sebaik dan secepat heatsink aktif.

Jika dibandingkan dengan kekuatan pendinginan sama, maka heatsink pasif memerlukan ruang yang lebih besar dan komponen material lebih banyak ketimbang heatsink aktif.

Heatsink pasif terbuat dari lempeng alumunium berbentuk radiator bersirip yang membuang panas dengan cara konveksi. Supaya heatsink pasif bisa bekerja dengan optimal, harus ada aliran udara yang stabil yang bergerak melintasi sirip-sirip radiator.

Penyebar Panas (Heatspreader)


Apa itu penyebar panas (heatspreader)? Penyebar panas adalah jenis lain dari heatsink pasif. Ini umumnya digunakan untuk membantu menghilangkan panas yang dihasilkan oleh modul RAM.

Perangkat apa saja di komputer yang menggunakan heatsink?

Komponen yang paling banyak menghasilkan panas di komputer diantaranya

  1. CPU (central processing unit) atau prosesor
  2. GPU (graphic processing unit) atau kartu video (tergantung jika komputer memilikinya)
  3. Power supply atau catu daya. Komponen ini selalu memiliki pendingin kipas.
  4. Motherboard, biasanya terletak pada northbridge atau southbridge, umumnya menggunakan heatsink pasif.
  5. RAM (Random Access Memory) atau memori komputer, biasanya memori yang memiliki kecepatan tinggi seperti tipe DDR4 menggunakan heatspreader.
  6. Komponen lain yang mungkin memiliki heatspreader seperti tempat penyimpan data berkecepatan tinggi (SSD NVMe)
Rekomendasi artikel menarik untuk dibaca
💻 Pilih Mana, Upgrade RAM Atau SSD? Ini Tips Lengkapnya
💻 HDD vs SSD. Kenali Perbedaan, Keunggulan dan Kelemahannya
💻 Tips Upgrade RAM Laptop, Jangan Sampai Salah Beli

Rate Artikel


Komentar Artikel

Perhatian :
Komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu



Contoh : email_saya@gmail.com



Komentar berhasil di-input
Error!

Artikel Lainnya


Artikel Terbaru


Media Sosial